PENGARUH MOTIVASI, PRESTASI BELAJAR, STATUS SOSIAL EKONOMI ORANG TUA, DAN EFIKASI DIRI TERHADAP MINAT MELANJUTKAN KE PERGURUAN TINGGI



ABSTRAK

Wulandari, V. 2017. Pengaruh Motivasi, Prestasi Belajar, Status Sosial Ekonomi, dan Efikasi DiriTerhadap Minat Melanjutkan ke Perguruan Tinggi Siswa Kelas XI SMKNegeri 1 Kraksaan Kabupaten Probolinggo. Skripsi, Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Drs. H. Gatot Isnani, M.Si.
Kata Kunci: motivasi, prestasi belajar, status sosial ekonomi, efikasi diri, minat
            Pendidikan di perguruan tinggi merupakan jenjang pendidikan yang bisa ditempuh siswa setelah lulus dari sekolah menengah kejuruan (SMK), akan tetapi tidak semua siswa bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi hal ini disebabkan ada beberapa faktor yang mempengaruhi siswa, seperti motivasi, prestasi belajar, status sosial ekonomi orang tua dan efikasi diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Deskripsi motivasi; (2) Deskripsi prestasi belajar; (3) Deskripsi status sosial ekonomi orang tua; (4) Deskripsi efikasi diri; (5) Pengaruh motivasi, prestasi belajar, status sosial ekonomi orang tua dan efikasi diri terhadap minat melanjutkan ke perguruan tinggi siswa kelas XI SMK Negeri 1 Kraksaan Kabupaten Probolinggo.

            Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Variabel bebas pada penelitian ini adalah motivasi (X1), prestasi  belajar (X2), status sosial ekonomi orang tua (X3), dan efikasi diri (X4) dengan variabel terikat adalah minat melanjutkan ke perguruan tinggi (Y). populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas XI SMK Negeri 1 Kraksaan Kabupaten Probolinggo dengan jumlah 379 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik proportionate random sampling berdasarkan rumus Isaac & Michael diperoleh jumlah sampel sebesar 191 responden. Skala dalam penelitian ini adalah skala Likert dengan 5 opsi. Skala pengukuran dalam penelitian ini adalah skala ordinal yang ditingkatkan menjadi skala interval melalui MSI (Method of Succesive Interval). Sumber data yang digunakan adalah data primer yang berasal dari responden. Teknik pengumpulan data dengan kuesioner. Uji kelayakan instumen dilakukan  uji validitas dan reliabilitas. Analisis data dalam penelitian ini menggunkan analisis data statistik deskriptif dan analisis regresi linier berganda. Sebelum dilakukan analisis regresi linier berganda, dilakukan uji asumsi klasik yaitu uji normalitas, uji multikolinieritas, dan uji heteroskedastisitas.
            Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa: (1) Motivasi diklasifikasikan sangat baik; (2) Prestasi belajar diklasifikasikan sangat baik; (3) Status sosial ekonomi orang tua diklasifikasikan tidak baik; (4) Efikasi diri diklasifikasikan sangat baik. Hasil uji asumsi klasik menunjukkan bahwa: (1) Model regresi memenuhi asumsi normalitas terlihat pada titik-titik di sekitardan mengikuti garis diagonal pada gambar P-P Plot of Reggression Standardized Residual; (2) Model regresi tidak terjadi multikolinieritas yang terlihat pada nilai VIF < 10 edan mempunyai angka Tolerance > 0,10; (3) Model regresi tidak terjadi heteroskedastisitas terlihat pada gambar grafik Scatterplot yang tidak membentuk suatu pola tertentu dan menyebar acak diatas dan dibawah angka 0 pada sumbu Y. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa: (1) Tidak terdapat pengaruh psitif dan signifikan motivasi terhadap minat melanjutkan ke perguruan tinggi; (2) Tidak terdapat pengaruh positif dan signifikan prestasi belajar terhadap minat melanjutkan ke perguruan tinggi; (3) Tidak ada pengaruh positif dan signifikan status sosial ekonomi orang tua terhadap minat melanjutkan ke perguruan tinggi; (4) Terdapat pengaruh positif dan signifikan efikasi diri terhadap minat melnjutkan ke perguruan tinggi.
            Berdasarkan hasil analisis deskripsi penelitian ini dapat dijelaskan bahwa secara parsial motivasi, prestasi belajar, status sosial ekonomi orang tua tidak berpengaruh positif dan signifikan, dan efikasi diri  berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat melanjutkan ke perguruan tinggi. Nilai Adjust R Square 0,548 berarti  pengaruh motivasi, prestasi belajar, status sosial ekonomi orang tua dan efikasi diri terhadap minat melanjutkan keperguruan tinggi sebesar 54,80% dan sisanya sebesar 55,20% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini seperti lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, lingkungan masyarakat, dan teman sebaya. Variabel yang berpengaruh dominan dalam penelitian ini adalah efikasi diri.
            Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti menyarankan: (1) Bagi pihak sekolah diharapkan untuk dapat terus memberikan motivasi kepada siswa agar semangat siswa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi semakin meningkat. (2) Bagi siswa diharapkan untuk lebih meningkatkan prestasi belajar agar bisa masuk ke perguruan tinggi melalui jalur SNMPTN dan terlebih jalur beasiswa. (3) Bagi peneliti lain yang tertarik untuk melanjutkan penelitian ini, sebaiknya perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan menggunakan variabel lain yang dapat mempengaruhi minat siswa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi selain dari motivasi, prestasi belajar, status sosial ekonomi orang tua dan efikasi diri.


untuk file lengkap bisa via email di verawulandari07@gmail.com

Komentar